Sabtu, 29 Agustus 2009

Coba metode "cooperative learning"

Awal tahun ajaran baru ini, kebetulan saya ngajar IPS, mumpung masih gress tak cobain metode cooperative soalnya ditimbang-timbang nilai sosial, kebersamaan n variasi kemampuan murid sangat menunjang penggunaan metode ini. 3 minggu pertama ada kelas-kelas yang bisa diajak kerjasama tetapi jumlahnya sedikit, ternyata banyak kelas yang "unpredictable" tidak berhasil sepertinya kalao menggunakan metode ini..mereka out of controll...saya benar-benar kewalahan. Akhir cerita saya adakan tes tertulis untuk mengetahui daya serap terhadap metode ini...So the result is untuk kelas yg bisa saya ajak kerjasama hasilnya sesuai KKM tapi untuk yang out of controll di bawah KKM semua...............akhirnya saya harus memilih kelas mana yang akan saya terapkan metode cooperative lerarning, dan kelas lain mungkin metode klasikal saja walaupun itu hanya one way dan tidak membuat anak kritis...tapi saya akan coba dengan beberapa variasi Don't Give Up..

Kamis, 20 Agustus 2009

Apa yang diCari...?

Jadi seorang pengajar itu banyak perjuangannya, pertama kita harus bertatap muka dengan berbagai karakter siswa yang beraneka ragam dengan latar belakang keluarga yang sangat beragam. Selain mendidik ternyata seorang pengajar harus mampu membuat siswa nya benar benar belajar..apa itu artinya? artinya kita sebagai pengajar harus membiasakan mereka mempunyai budaya belajar. Tidak berarti dilepas begitu saja tetapi diberikan panduan untuk mengerti "How to learn". Cukup sulit selama ini saya berusaha menegakkan benang basah, tak pernah terbersit sedikitpun untuk menegakkan kayu atau besi yang memang sudah benar-benar tegak. Di sinilah saya bisa menemukan benang basah tersebut...di sekolah yang terhitung terdiri dari anak-anak menengah kebawah, dari rata-rata orang tua yang berpenghasilan sebagai seorang buruh, dengan budaya keras yang mengajarkan pada mereka untuk bertahan bukan berjuang.Akhirnya mental dan pola pikir yang membuat mereka jauh tertinggal dari teman-teman sebayanya...Apa yang saya Cari?....jawabannya ada pada mereka..murid-muridku.

Rabu, 12 Agustus 2009

"cooperative learning"

Belajar secara kerja kelompok bukan berarti dinamakan metode cooperative learning, karena untuk mencapai hasil yang maksimal harus ada lima unsur yang harus diterapkan yaitu :
a. saling ketergantungan positif
b. tanggung jawab perseorangan
c. tatap muka
d. komunikasi antaraanggota
e. evaluasi proses kelompok

let see satu per satu:
a. saling ketergantungan positif
untuk menghasilkan kelompok kerja yang efektif, guru harus menyususn tugas sedemikian rupa sehingga setiap anggota kelompok menyelesaikan tugasnya sendiri agar yang lain bisa mencapai tujuan mereka.

b. tanggung jawab perseorangan
unsur ini akibat dari unsur yang pertama, setiap siswa akan merasa bertanggung jawab untuk melakukan yang terbaik.

c. tatap muka
setiap kelompok harus mempunyai kesempatan untuk bertemu muka dan berdiskusi

d. komunikasi antar anggota
para siswa diharapkan mempunyai ketrampilan berkomunikasi, tentunya aturan main dalam berkomunikasi disiapkan oleh guru yang sebelumnya telah disepakati bersama

e. evaluasi proses kelompok
tentunya guru perlu waktu khusus untuk mengevaluasi proses kerja kelompok dan hasil kerja sama agar selajutnnya bisa dilaksanakan secara efektif.